Pengertian Ibadah Umroh, Hukum, Syarat, dan Rukun Ibadah Umroh
Pengertian Ibadah Umroh, Ibadah umroh merupakan salah satu ibadah yang biasa dilaksanakan oleh umat muslim, pada umumnya sebenarnya ibadah umroh ini hampir mirip dengan ibadah haji, misal salah satu perbedaan ibadah haji dan ibadah umrah adalah pada waktu pelaksanaannya, dimana jika ibadah umroh dapat dilakukan kapan saja, sedangkan ibadah haji hanya dilakukan pada bulan dzulhijjah saja yaitu antara tanggal 8 Dzhulhijjah sampai tanggal 12 Dzhulhijjah, dan juga tempatnya berbeda dimana jika ibadah umroh hanya dilakukan di kota Mekkah saja, tetapi jika ibadah haji dilakukan sampai keluar Mekkah, selain itu dari hukumnya pun berbeda.
Hukum Ibadah Umroh, dari beberapa sumber saya menyimpulkan bahwa sebenarnya humuk umroh ada 2 yaitu sunnah dan wajib, yang pertama wajib(harus dilaksanakan, jika dilaksanakan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat dosa), hukum ibadah umroh wajib ini apabila seseorang telah melakukan nazar hingga terpenuhi dia berjanji akan melaksanakan ibadah umroh, maka umroh itu bisa dikatakan wajib, atau jika ibadah umroh tersebut baru pertama kali(Umrotul Islam) juga dikatakan oleh beberapa pendapat itu diwajibkan bila memenuhi syarat yang ada, lalu yang kedua dikatakan juga oleh beberapa ahli bahwa umroh itu sebenarnya sunnah apalagi bagi yang tidak mampu melaksanakannya.
Syarat Ibadah Umroh, untuk memenuhi kewajiban ibadah umroh seseorang harus memenuhi semua syarat untuk melakukan ibadah tersebut, diantarannya syarat melakukan umroh adapun sebagai berikut :
Hukum Ibadah Umroh, dari beberapa sumber saya menyimpulkan bahwa sebenarnya humuk umroh ada 2 yaitu sunnah dan wajib, yang pertama wajib(harus dilaksanakan, jika dilaksanakan mendapat pahala dan jika tidak dilaksanakan akan mendapat dosa), hukum ibadah umroh wajib ini apabila seseorang telah melakukan nazar hingga terpenuhi dia berjanji akan melaksanakan ibadah umroh, maka umroh itu bisa dikatakan wajib, atau jika ibadah umroh tersebut baru pertama kali(Umrotul Islam) juga dikatakan oleh beberapa pendapat itu diwajibkan bila memenuhi syarat yang ada, lalu yang kedua dikatakan juga oleh beberapa ahli bahwa umroh itu sebenarnya sunnah apalagi bagi yang tidak mampu melaksanakannya.
Syarat Ibadah Umroh, untuk memenuhi kewajiban ibadah umroh seseorang harus memenuhi semua syarat untuk melakukan ibadah tersebut, diantarannya syarat melakukan umroh adapun sebagai berikut :
- Orang Tersebut Wajib Beragama Islam.
- Yang melaksanakan umroh adalah orang yang sudah Baligh(sudah dewasa dan berakal sehat), apabila ada anak-anak belum baligh di ajak diperbolehkan saja namum umroh bagi anak tersebut belum sah karena anak tersebut belum Baligh
- Mampu melaksanakannya(Ishtitho'ah).
Itulah syarat yang mewajibkan sesorang melakukan ibadah umroh, tetapi apabila ada salah satu saja syarat diatas tidak terpenuhi, maka tidak ada kewajiban sekalipun orang tersebut melaksanakan ibadah imroh orang tersebut.
Setelah seseorang memenuhi syarat untuk melaksanakan ibadah umroh, orang yang akan melakukan ibadah tersebut juga harus melakukan rukun ibadah umroh yang telah ada, berikut adalah bebearapa rukun ibadah umroh.
Rukun ibadah umroh harus dilakukan secara berurutan dan rinci tidak boleh melakukan secara acak dan tidak berurutan, karena hal tersebut akan membuat ibadah umroh kita tidak sah dan harus di ulang kembali lagi dari awal
Rukun Ibadah Umroh :
- Niat Ihram, harus melakukan niat melakukan ihram umroh, dianjurkan bagi seseorang untuk melafalkan niat sebagai berikut dengan lisan "Labaika Allahumma umrotan. Nawaitul umrota wa ahromtu biha lillahi ta'ala"
- Melakukan thawaf umroh, yang akan melakukan umroh harus melakukan tawah yaitu mengelilingi ka'bah atau baitulloh sebanyak 7x putaran.
- Sa’i (berlari-lari kecil) antara Shofa dan Marwah sebanyak 7x, dimulai dari shafa menuju ke marwah dihitung 1x, dan dari marwah kembali ke shafa dihitung 1x. yang nantinya akan berahir di marwah karena dilakukan 7x.
- Bertahallul (mencukur seluruh atau sebagian rambut kepala).
- Tertib.

